Pengungsi Tahanan Raih Penghargaan Sastra dengan Hadiah Rp1 Miliar di Australia

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Minggu 03 Februari 2019 20:01 WIB
Behrouz Boochani. Foto/Asylum Seeker Resource Centre
Share :

Dia menulis buku itu dalam bahasa asalnya, Persia, dan mengirimkannya melalui layanan pesan WhatsApp ke seorang penerjemah di Australia.

Penghargaan tersebut diumumkan pada hari Kamis di acara di Australia, sebuah negara yang dilarang dikunjungi oleh Boochani.

"Ini sangat memalukan bagi pemerintah Australia," kata Boochani tentang kebijakan yang bertanggung jawab atas penderitaannya. (fzy)

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya