Rebutan Lahan Ngamen, Motif Pembunuhan Anak Punk di Pamulang

Hambali, Jurnalis
Senin 04 Februari 2019 18:46 WIB
Pembunuh Anak Punk di Pamulang (foto: Hambali/Okezone)
Share :

TANGSEL - Buntut pertikaian antar kelompok komunitas Punk di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menyebabkan seorang tewas dibantai di Jalan Raya Gaplek, Pamulang. Pertikaian itu ternyata dilatar belakangi oleh rebutan lahan mengamen oleh dua kelompok anak Punk.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menuturkan, bentrokan fisik terjadi melibatkan kelompok Punk Ciputat dengan kelompok Punk Pamulang. Mereka saling klaim lahan mengamen sebagai bagian dari wilayahnya masing-masing.

"Pertikaian antar kelompok Punk itu disebabkan rebutan lahan untuk mengamen," ungkap Ferdy di Mapolres Tangsel, Senin (4/2/2019).

Karena merasa belum tuntas, keesokan harinya tanggal 16 Januari 2019 kelompok anak-anak Punk Pamulang memilih melakukan aksi balas dendam. Mereka menyisir sejumlah lokasi di wilayah Ciputat, hingga akhirnya mendapati MR (16) yang merupakan anak baru dari kelompok Punk Ciputat tengah mengamen di dekat Ramayana Ciputat.

"Korban ini anak baru, jadi saat kawannya yang lain pergi menghilang usai keributan itu, korban justru tetap beraktifitas seperti biasa. Sehingga dijemput oleh tersangka dan dibawa ke lokasi tempat kejadian perkara," sambung Ferdy.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya