PM 2.5 adalah campuran tetesan cairan dan partikel padat yang dapat mencakup debu, jelaga dan asap, salah satu ukuran utama Indeks Kualitas Udara (AQI). Pada Selasa, AQI Bangkok berada di angka 110, menjadikannya salah satu kota dengan udara paling tercemar di dunia.
Pemerintah Bangkok telah melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas udara seperti menyebar bibit awan hujan dan menyiram jalanan yang berhasil sedikit memperbaiki AQI.
BACA JUGA: Warga Bangkok Gunakan Celana Dalam dan Bra untuk Berlindung dari Asap Beracun
Tahun ini, warga Bangkok membakar lebih sedikit dupa dibandingkan tahun lalu, namun perbedaan itu tidak cukup untuk membuat perbedaan. Seorang pejabat di Poh Teck Tung Foundation, yang mengelola Kuil Tai Hong Kong di Chinatown Bangkok mengatakan, pihak berwenang hanya bisa memberikan imbauan dan bukan melarang.
"Karena kita hanya bisa meminta kerja sama, bukan memberlakukan larangan, kebanyakan orang masih melakukannya," kata pejabat itu.
(Rahman Asmardika)