Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang hadir dalam soft opening Pameran RNPK 2019, Senin (11/2/2019), terlihat mengunjungi stan-stan karya siswa siswi dari berbagai daerah di Indonesia. Hadir juga Sekretaris Jenderal Kemdikbud Didik Suhardi serta jajarannya Kemdikbud lainnya.
Mendikbud mengatakan, pencapaian Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat ini hampir mencapai 100% yaitu sebanyak 17,9 juta penerima. Selain pencapaian yang sudah cukup baik, penggunaan KIP juga semakin baik dengan sistem kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Saat ini, sudah 80% penggunaan KIP dengan sistem ATM. Dengan begitu, KIP tidak lagi sebagai kartu identitas penerima namun dapat juga digunakan untuk mengambil uang.
“KIP sudah sangat baik karena pencapaian sudah hampir 100 persen. Sekarang sudah 80 persen menggunakan sistem kartu ATM, dengan ini penerima KIP bisa mengambil tidak sekaligus tapi bertahap, bahkan untuk SMA dan SMK bisa untuk menabung, pas kebetulan mendapat rezeki,” ujar Muhadjir.
Selain itu, sambung Muhadjir, kemudahan KIP lainnya yaitu dana dapat diambil melalui bank-bank, ATM serta agen Laku Pandai yang tersebar diberbagai tempat. “Penerima KIP bisa ambil di agen-agen Laku Pandai tersebut dan tidak dikenakan biaya,” tambahnya.
Daerah Dukung KIP Dilanjutkan
Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendukung pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP). Hal tersebut diutarakan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Mohammad Solihin.