Ia menambahkan, tahun ini menjadi tahun kedua baginya sebagai menerima bantuan dana manfaat KIP. “Saya sudah menerima dua kali bantuan PIP, sejak kelas VIII. Setiap bantuan saya menerima Rp750.000,“ tutur Apriansah.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Erni Karisman, siswi kelas VI SDN Sukamanah 1 Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Erni mengaku sudah menerima bantuan KIP sebanyak empat kali.
“Senang sudah dapat bantuan empat kali. Terima kasih sudah membantu anak saya supaya tetap bisa sekolah. Bantuan ini saya gunakan untuk keperluan sekolah. Uangnya dipakai untuk beli seragam sekolah, sepatu, dan keperluan sekolah lainnya”, terang Hoerudin, ayah Erni.
Seperti diketahui, KIP merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah kepada siswa miskin untuk membiayai kebutuhan personalnya guna mendukung keberlanjutan pendidikannya. Bantuan PIP dimulai sejak tahun 2014 dengan jumlah dana yang disalurkan sebesar Rp4,3 triliun. Hingga Desember 2018 dana KIP yang telah disalurkan sebesar Rp42,8 triliun. Bantuan tersebut bertujuan untuk menghindari anak putus sekolah, dan menarik anak yang sudah putus sekolah untuk kembali bersekolah.
(Fahmi Firdaus )