BENGKULU – Puluhan emak muslimah yang tergabung dalam Gerakan Muslimah Bersyar'i (GMB) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Bengkulu, menggelar deklarasi menolak tanggal 14 Februari sebagai Hari Valentine.
Ketua GMB, Alisya Fianne Janne, mengusulkan 14 Februari sebagai hari untuk menutup aurat sedunia. "Hari ini merupakan hari tutup aurat sedunia," kata Alisya.
Bengkulu, ujar Alisya, akan menjadi pelopor gerakan muslimah bersyar'i. Sebab, kata dia, gerakan tersebut pertama kali digelar di Indonesia.
"Gerakan ini akan digelar secara berkesinambungan," tutur Alisya.