Petani di Kalbar Serahkan Meriam Peninggalan Kerajaan Majapahit ke TNI AD

, Jurnalis
Kamis 14 Februari 2019 21:18 WIB
Foto: Istimewa
Share :

JAKARTA - Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih menerima penyerahan Meriam Kuno Lantaka dari warga masyarakat yang berada di perbatasan RI-Malaysia. Tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP, Letkol Inf Imam Wicaksana, dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu, Kalbar, Kamis (14/2/2019).

Diungkapkan Dansatgas, penerimaan meriam kuno jenis Cetbang yang diduga buatan abad 16-17 M tersebut diserahkan secara sukarela oleh Yulianto, petani (48), warga Dusun Sungai Lalau, Desa Nanga Kelapan, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, kepada anggota Pos Tanjung Lesung.

“Meriam dengan berat 23 kg, panjang 84 cm dan memiliki kaliber 20 mm ini dinamakan Lantaka, karena diledakkan dengan mesiu,” kata Imam Wicaksana.

Lebih lanjut dijelaskannya, meriam bekas peninggalan masa Kerajaan Majapahit tersebut, diserahkan Yulianto kepada Danpos Tanjung Lesung, Letda Inf Andreas Bagus.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya