Sebelumnya, Juru bicara TKN Ace Hasan menyebut, kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sengaja mengembuskan isu itu ke media sosial. Hal tersebut bertujuan untuk menutupi kekalahan eks Danjen Kopassus itu dalam debat kedua.
“Itu hoax yang dilakukan untuk menutupi ketidakmampuan Pak Prabowo,” kata Ace.
Menurut dia, seluruh rakyat Indonesia pun juga mengetahui kalau Jokowi sangat menguasai materi debat. Sehingga, ia tak mengeherankan bila kubu sebelah sengaja menggembor-gemborkan isu itu agar mereka tak terkesan kalah telak dalam debat.
“Seluruh Indonesia juga menyaksikan dengan seksama bagaimana performance-nya Pak Jokowi. Tuduhan itu mengada-ada,” ujarnya.
(Awaludin)