Kepala Negara menuturkan, pembagian sertifikat tanah merupakan solusi dari banyaknya kasus sengketa lahan di Tanah Air.
"Kenapa sertifikat ini diberikan tidak hanya di Jakarta, tapi seluruh Tanah Air, karena setiap saya ke desa, kampung, sengketa tanah, lahan, di mana-mana. Ini kita harus sampaikan di mana-mana. Enggak di Sumatera Utara, Papua, NTT, NTB. Menyangkut hidup-mati tanah itu," ucap Jokowi.
"Betul enggak bapak/ibu? Di Jakarta sama saja, sama saja. Ada satu tanah dua sertifikatnya. Pak menteri, ada pak gubernur, tanahnya satu, sertifikatnya dua, tiga. Ada. Kalau bapak/ibu sudah pegang sertifikat kan enak," ujar Jokowi.
(Baca juga: Blusukan ke Pasar Minggu, Jokowi Beli Kedondong hingga Ikan Gabus)