Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut sejak 2017 pemerintah sudah menerbitkan 5 juta sertifikat. Kemudian pada 2018 diterbitkan 7 juta sertifikat. Tahun ini ditargetkan 9 juta sertifikat tanah yang diserahkan pemerintah.
Jokowi melanjutkan, masih ada 36.850 bidang tanah yang belum disertifikasi di Jakarta Selatan. Ia pun berjanji segera menyelesaikan dokumen tanah tersebut.
"Menteri bilang 36.000 (bidang tanah) akan diselesaikan. Janji pak menteri diingat-ingat. Artinya, kepala kantor BPN harus rampung. Saya tinggal ngecek saja, rampung enggak, selesai enggak. Kalau enggak selesai, kepala kantor (BPN) tahu sendiri, kepala kanwil tahu sendiri," ujar Jokowi.
(Hantoro)