Namun begitu, baik Supriyoko maupun tetangga sekitar rumah tak melihat adanya hal mencurigakan sebelum dan saat kejadian tersebut.
“Tidak ada tanda-tanda orang, tidak ada yang melihat (pelaku),” sambungnya.
Kasus tersebut sontak saja mendapat perhatian Polda DIY lantaran beberapa waktu sebelumnya muncul rentetan kasus pembakaran mobil di kawasan Semarang Jawa Tengah. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY pun secara langsung menyambangi TKP.
“Ada pelemparan cairan yang diduga minyak tanah. Kita masih selidiki apakah ada pelemparan atau korsleting mobil. Kondisinya kaca pecah dan jok belakang terbakar. Kita belum bisa simpulkan penyebabnya apa. Kita lihat dan amati, ada ditemukan botol minuman itupun belum terbakar,” ungkap Hadi Utomo.
(Awaludin)