"Ini tadi ada tiga sekolah dan satu ponpes kita lakukan pengasapan juga. Murid-muridnya antusias. Karena memang ada dua santri yang terkena DB kini dirawat di puskesmas," ujarnya.
Pihaknya berharap dengan adanya fogging ini mampu mengurangi penyebaran penyakit demam berdarah di kalangan warga Desa Semenpinggir.
"Kita tadi juga ajarkan bagaimana mencegah penyebaran nyamuk aedes aegypti dengan cara 3M," katanya.
(Salman Mardira)