Henry menuturkan, Dapil V Jateng akan menjadi wilayah dengan pertarungan calon anggota legislatif atau caleg paling ketat dibandingkan lainnya. Sejumlah tokoh partai politik dipasang sebagai caleg di Dapil Jateng V yang menyediakan delapan kursi DPR.
"Namun, caranya harus elegan. Anehnya jika kita pelajari langsung di lapangan, kok rasanya ada indikasi sebagian besar dan berlomba-lomba untuk merusak negeri ini. Saya sampai miris, ngelus dada," tutur Henry.
Hal itu tentu tidak selaras dengan Revolusi Mental yang didengungkan oleh pemerintah saat ini. "Oleh karena itu, maka kami bertekad dan komitmen untuk bersikap konsisten pada jalur barisan untuk memperbaiki negeri ini dengan memilih jalan melawan munculnya money politic," ucapnya.
(Hantoro)