BANYUMAS - Aksi cepat ditunjukan Partai Perindo menyusul banyaknya korban demam berdarah di Kabupaten Banyumas, tepatnya di dua rukun tetangga, Rt 1/2 dan RT 03/1 Desa Tambak Sari Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.
Salah satu kader Partai Perindo yang kebetulan mantan Lurah Tambak Sari, Cipto mengatakan tercatat ada 10 warga terkena Demam Berdarah.
"Ada 7 orang di RW 1 terkena demam berdarah dan di RW 2 ada 3 orang warga terkena Demam Berdarah. Bahkan ketiga orang itu baru saja keluar dari rumah sakit, empat hari lalu," terang Cipto, Sabtu (2/3/2019).
Menurut Cipto, meski sudah banyak warga yang terkena demam berdarah, namun permintaan warga pada Dinas Kesehatan untuk dilakukan fogging belum juga dilakukan. Akhirnya, warga pun mengajukan permohonan fogging pada partai Perindo.
"Belum ada fogging dari Dinas Kesehatan meskipun kami sudah mengajukan. Sehingga warga meminta untuk dilakukan fogging pada Perindo," jelasnya.
Banyaknya warga di desa Tambak Sari terkena Demam Berdarah, disebabkan selain rumah yang berdekatan, juga pengetahuan warga terhadap Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sangat minim.
Tak heran bila di desa Tambak Sari, banyak barang-barang yang berserakan di halaman rumah.
"Rumahnya berdekatan, terus banyak barang yang berserakan tidak dibuang atau dikubur. Jadi sarang nyamuk," paparnya.
Sehingga begitu ada fogging dari partai Perindo, warga pun langsung menyambut dengan gembira. Apalagi, fogging yang dilakukan oleh partai Perindo ini tidak dipungut biaya sama sekali, alias gratis.
"Dari masyarakat sangat menyambut gembira dengan adannya fogging karena bisa mengurangi dari Demam Berdarah," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Banyumas Edy Suratno mengatakan ada 300 rumah di dua RT yang dilakukan fogging. Fogging dilakukan begitu ada permintaan. Apalagi, di daerah yang kali ini di fogging partai Perindo merupakan daerah endemis Demam Berdarah.
"ini atas dasar permintaan warga. Disini daerah endemis demam berdarah. Kami minta tak perlu ragu untuk mengajukan fogging. Kami siap menggelar fogging dan fogging ini kami lakukan secara gratis,"ungkapnya.
(Awaludin)