SEJAK pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido menyatakan diri sebagai presiden sementara - langkah yang mendapatkan dukungan sepenuhnya dari Amerika Serikat - lebih dari 50 negara mengikutinya dan berjanji mendukungnya.
Tetapi presiden sosialis Venezuela, Nicolas Maduro, masih memiliki sejumlah teman di dunia, termasuk negara yang jauh tanpa hubungan sejarah atau perdagangan dengan negara Amerika Latin ini.
Dalam beberapa kasus, perdebatan Maduro-Guaido mengungkapkan perpecahan di dalam pemerintah, seperti yang kita saksikan di Italia, di mana anggota koalisi konflik karena pemimpin Venezuela yang mereka dukung.
Tetapi lebih dari itu, adalah negara-negara yang hubungannya tidak baik dengan AS yang mengikuti perkembangan dengan seksama.
Kelompok inilah yang berkembang pesat dalam puluhan terakhir.
Apa yang membuat Venezuela menarik perhatian begitu besar?
Investasi Cina
Kekhawatiran utama Cina terkait dengan Venezuela sepertinya diwakili 11 angka dalam dolar Amerika.
Cina diyakini meminjamkan lebih dari US$50 miliar atau Rp704 triliun kepada pemerintah Venezuela.
Pada kenyataaannya, sejumlah pengamat memperkirakan investasi Beijing di negara Amerika Selatan tersebut melebihi US$67 miliar atau Rp943 triliun.
Di saat di mana banyak pihak meragukan kemampuan Venezuela membayar utang, Cina menjadi kreditor terbesar pemerintah Maduro.
Tetapi hal ini membuat pejabat Cina menjadi bagian dari kelompok yang paling dirugikan jika Venezuela gagal membayar.
Meskipun demikian, Venezuela diperkirakan telah membayar sebagian besar utang ke Cina.
Carlos de Sousa, ahli Amerika Latin di Oxford Economics, mengatakan kepada BBC, Venezuela masih berutang paling tidak US$16 miliar atau Rp225 triliun kepada investor Cina.
Keputusan Cina untuk berinvestasi bersifat strategis, menurut Carlos de Sousa. "Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar yang telah terbukti di dunia," katanya. "Masuk akal bagi Cina untuk berinvestasi di Venezuela guna mengamankan sumber minyak, yang diperlukan untuk menopang pertumbuhan ekonomi Cina.
Tetapi sepertinya terdapat ketidaknyamanan terkait berbagai pinjaman.