"Pemahaman kami mengingatkan kita bahwa segala sesuatu tidak selalu seperti apa yang tampak, bahwa kita harus melihat ke bawah permukaan, dan membiarkan kebenaran dan keadilan terungkap dalam waktu Tuhan yang baik."
Baca juga: Vatikan Klarifikasi Pernyataan Paus Terkait Pelecehan Seks Terhadap Biarawati
Dalam beberapa komentar mendalam pertama Gereja Katolik Australia sejak putusan bersalah dijatuhkan kepada Kardinal George Pell di Australia pada hari Selasa (26/2/2019) lalu, Uskup Agung Sydney, yang mengambil alih jabatannya itu dari George Pell pada tahun 2014 setelah pindah ke Roma, mengatakan bahwa gereja perlu keluar dari sorotan yang saat ini sedang ditujukan kepadanya dengan menjadi "Dimurnikan, lebih rendah hati dan lebih berbelas kasih".
Komentar Uskup Agung itu disampaikan setelah mantan perdana menteri Tony Abbott, seorang Katolik, mengatakan meskipun kasus pelecehan seksual terhadap anak adalah suatu "kejahatan mengerikan" dan Kardinal George Pell telah dinyatakan bersalah, namun kasus ini masih berpeluang untuk naik banding.
Tony Abbott juga mengonfirmasi bahwa dirinya telah menghubungi George Pell setelah vonis terhadapnya dibacakan, sementara rekannya sesama mantan perdana menteri John Howard memberikan referensi karakter.
George Pell dilaporkan telah menghabiskan malam pertamanya di penjara di Melbourne pada hari Kamis (28/3/2019) setelah juri menyatakan dia bersalah atas pelecehan seksual terhadap dua anggota paduan suara ketika dia menjadi uskup agung di Melbourne pada akhir 1990-an.
Baca juga:Model Belgia Ditahan Karena Foto Telanjang dengan Salib di Vatikan