Ungkapan senada turut diucapkan warga setempat lainnya, Ida (50) yang merasa senang dengan aksi nyata Perindo di wilayahnya.
"Ya senang banget. Karena kan sudah ada yang kena DBD dua orang, dewasa sama remaja. Malah ada beberapa yang meninggal. Ada yang baru 40 hari. Karena memang belum sama sekali dilakukan fogging, sekitar dua tahunan," ujarnya.
Ia pun bersama warga lainnya berharap Perindo dapat rutin memberikan fogging di wilayah Sukamekar, agar masyarakat benar-benar terbebas dari ancaman penyakit DBD.
"Harapannya biar Perindo maju terus dan sukses. Kalau bisa sebulan sekali foggingnya, biar warga sehat terus, nggak ada yang sakit," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)