PRESIDEN Aljazair Abdelaziz Bouteflika pada Minggu 3 Maret 2019 mengatakan, jika terpilih lagi pada bulan April nanti, ia tidak akan menjalani masa jabatan lima tahun secara penuh. Sementara di luar sana demonstrasi anti-pemerintah terus berlangsung di Aljazair.
Juru bicara kepresidenan menuturkan, Bouteflika yang telah menjadi presiden sejak 1999, terbang ke Swiss pada hari Minggu untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan rutin. Peraturan di Aljazair tidak mengharuskan presiden datang secara pribadi untuk mendaftarkan pencalonannya.
(Baca juga: Liput Demonstrasi Menentang Presiden, Puluhan Wartawan di Aljazair Ditahan Polisi)
Manajer kampanye Bouteflika, Abdelghani Zaalane, mengatakan melalui televisi bahwa presiden akan mengadakan pemilihan baru dalam waktu satu tahun jika terpilih lagi nanti.