Menanggapi hal itu, Jokowi mengamini bahwa masih ada masyatakat miskin yang belum menerima jaminan perlindungan sosial dan kesehatan. Menurut Jokowi, Indonesia merupakan negara besar sehingga sulit untuk memperbaharui data masyarakat dengan ekonomi memengah ke bawah.
"Jadi Bu Fitri betul. Namanya negara ini negara besar dari Sabang sampai Merauke. Penduduk kita 269 juta. Jadi kalau ada bercecer seperti itu sangat bagus sekali Bu Fitri bisa menyisir kemudian menginfokan kepada kami untuk kita selesaikan," kata Jokowi.
Kepala Negara pun memastikan akan memberikan bantuan PKH, KIS hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar keluarga penerima manfaat bisa memanfatkan bantuan dari negara.
"Karena tahun ini yang kita berikan sudah 10 juta keluarga penerima manfaat. Jumlah yang sangat besar sekali. Dan juga ada yang namanya KIP ini juga untuk pendidikan bagi anak-anak keluarga yang tak mampu," ujar Jokowi.
(Angkasa Yudhistira)