Berdasarkan keterangan seorang penyelidik yang tidak disebutkan namanya, kedua pelaku menghabiskan lebih dari setahun merencanakan serangan mereka, yang "harapkan akan menarik lebih banyak perhatian daripada pembantaian Columbine".
Dalam serangan tahun 1999 di Sekolah Menengah Atas di Columbine, Littleton, Colorado, dua siwa bersenjata menewaskan 13 orang.
BACA JUGA: Pembantaian di SMA Columbine Tinggalkan Luka Bagi Warga AS
Sejauh ini motif penyerangan masih belum jelas. Sekolah tersebut berada di lingkungan kelas menengah dan memiliki sekira 1.000 siswa yang berusia antara 11 sampai 16 tahun. Seorang guru mengatakan kepada polisi bahwa penyerang yang lebih muda telah di-bully ketika dia masih menjadi siswa di sana.
Penembakan sekolah jarang terjadi di Brasil, meskipun negara itu adalah salah satu yang memiliki tingkat kekerasan paling tinggi di dunia, dengan pembunuhan tahunan lebih banyak daripada negara yang lainnya. Penembakan sekolah besar terakhir adalah pada 2011, ketika 12 anak ditembak mati oleh seorang mantan murid di Rio de Janeiro.
(Rahman Asmardika)