Selain itu, menurut dia, Indonesia adalah negara yang kaya dengan berbagai sumber daya alam (SDA) dan karenanya dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola dengan baik serta amanah. Peluang santri pun dapat masuk ke berbagai sektor.
Menurut Hadi, perkembangan revolusi industri 4.0 dewasa ini juga menuntut pihak pesantren dan masyarakat desa untuk beradaptasi serta dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana yang memudahkan.
Oleh karena itu, Hadi mengingatkan jangan sampai kemajuan teknologi justru menimbulkan mudarat seperti perpecahan di masyarakat akibat maraknya hoaks. "Mereka (hoaks) musuh negara akan senang jika melihat masyarakat terpecah," tutur Hadi.
Dalam menutup sambutannya, Hadi sempat melontarkan pantun, "Pucuk pauh delima batu, anak Sembilang di tapak tangan. Walaupun kita jauh beribu batu, jauh di mata di hati jangan."
(Baca juga: Panglima TNI: Dedikasi Prajurit Luar Biasa dalam Mengatasi Karhutla Pulau Rupat)