"Masalah ini sangat kontroversial dan sensitif," kata Perdana Menteri Scott Morrison seraya menambahkan pihaknya tak ingin memecah-belah masyarakat.
Menteri Kesehatan Greg Hunt mendesak Partai Buruh berterus terang mengenai hal ini.
Bahkan kalangan konservatif penentang aborsi agak menahan diri memasuki perdebatan soal rencana oposisi ini.
"Pandangan saya tentang aborsi sudah dikenal luas. Saya menentang aborsi," ujar anggota DPR George Christensen dari Partai Nasional.
Baca juga: Mayat Dokter Gigi di Australia Ditemukan Dalam Koper
"Kebijakan Partai Buruh hanya lelucon, tidak bakal mengubah apapun di Queensland sini," kata politisi asal negara bagian tersebut.
Wakil Pemimpin Oposisi Plibersek sendiri mengakui masih ada politisi Partai Buruh dengan pandangan keagamaan yang menentang aborsi.
Dia menghormati pandangan itu. Namun jika ingin mengelola pemerintahan, katanya, mereka harus memerintah menurut suara mayoritas.
"80 persen warga Australia mendukung hak perempuan untuk memilih aborsi," ujarnya.
Menurut dia, bahkan para penentang aborsi atas dasar moral atau agama, pada umumnya sadar bahwa mereka sebenarnya tak bisa memutuskan hal itu atas nama orang lain.