“Untuk memberikan pertolongan pertama, Prada Syahril bersama temannya langsung mereka membawa Bayi ke Puskesmas terdekat dengan menggunakan sepeda motor. Untungnya saat diperjalanan berpapasan dengan Ambulance, maka Bayi tersebut segera dipindahkan untuk mendapat penanganan dan dievakuasi ke Puskesmas Sentani," lanjut Dia.
Sementara terkait Banjir Sentani sejak Sabtu 16 Maret 2019, Aidi menegaskan bahwa Pangdam XVII/Cen, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memberikan bantuan dan penyelamatan terhadap korban terdampak banjir.
(Baca Juga: Jumlah Korban Banjir Bandang di Jayapura Kemungkinan Bisa Bertambah)
Hingga saat ini, menurut Aidi, Kodam XVII/Cen) telah mengerahkan berbagai satuan terdekat sebagai satuan tanggap bencana, yang diantaranya Bekangdam yang telah mendirikan Posko dan Dapur umum, 2 SST (Satuan Setingkat Peleton) dari Denzipur 10/KYD serta 6 SSK (Satuan Setingkat Kompi) dari Yonif R 751/WJS dan Yonif R 514/SY, sebagai satuan evakuasi dan penyelamatan korban.
"Untuk menjamin kesatuan komando dan efektifitas penanggulangan bencana, seluruh perbantuan TNI dikendalikan langsung oleh Danrem 172/VWJ (Kolonel Inf Jonathan B Sianipar) selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi atau Dankolaops", tuturnya.
(Fiddy Anggriawan )