Prabowo juga menyapa mantan anak buahnya di Kopassus yang bernama Ujang Hidayat. Menurut dia, semua prajurit di Cijantung, markas Kopassus, semuanya mengenal nama Ujang. Agak sedikit nakal, tetapi menurutnya Ujang adalah sosok prajurit yang lihai dalam strategi peperangan.
"Mana anak buah saya dulu, saya lihat, dulu kopral-kopral nakal semua ini. Siapa di Cijantung yang tidak kenal Ujang Hidayat. Jang, kamu banyak enggak masuknya. Ini bandelnya luar biasa. Tapi jago perang, jadi terpaksalah saya ya tutup mata sedikit-sedikit. Saya suka dimarahi senior baret merah, kenapa anak buah dilindungi? Saya bilang, bapak perlu yang manut apa perlu jago perang?" ungkap Prabowo menceritakan masa lalunya.
"Jadi kalau ada yang bertanya atau mengeluh Prabowo orangnya keras, ya jangan salahkan saya, salahkan senior saya di situ. Pak Ilias panglima saya, mereka ini yang bentuk saya. Saya dikenal paling sering dihukum di taruna. Tapi sekarang saya sadar, beginilah sekarang jadinya. Sekarang capres Republik Indonesia," ucapnya yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari para purnawirawan jenderal sahabatnya itu yang hadir di lokasi.
(Hantoro)