Polri Pantau Eks Napiter Usai Serangan Masjid Selandia Baru

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Senin 18 Maret 2019 22:04 WIB
Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Putera/Okezone)
Share :

JAKARTA - Polri ikut bersikap setelah adanya serangan teror di Mesjid Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan puluhan orang tak bersalah. Salah satunya, adalah dengan memantau pergerakan dari eks Narapidana Teroris (Napiter).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Kami pantau semuanya. Kami bekerja sama dengan BNPT memantau napiter yang keluar," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2019).

 

Selain itu, Polri juga memantau jaringan sel-sel tidur terorisme di Indonesia. Hal ini untuk mencegah adanya aksi terorisme.

Sebelumnya, pada Hari Jumat, 15 Maret lalu, pria 28 tahun, Brenton Tarrant menembaki jamaah dua Mesjid secara membabi buta. Puluhan orang menjadi korban tewas dan luka-luka.

Dari puluhan korban itu, beberapa diantaranya terdapat Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban. Pemerintah Indonesia pun mengecam keras aksi teror ini.

 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya