PETALING JAYA – Gelombang panas melanda Malaysia, membuat pemerintah menaikkan status peringatan menjadi Level 1 atau tertinggi di 23 wilayah.
Badan Meteorologi Malaysia, mengutip The Star, Selasa (19/3/2019) melaporkan suhu akibat gelombang panas mencapai 40 derajat celcius.
Ke-23 area di tujuh wilayah yang mendapat peringatan level 1 adalah Chuping di Perlis; Kota Setar, Sik, Baling dan Kulim di Kedah; Hulu Perak, Kuala Kangsar, Kinta dan Batang Padang di Perak; dan Jerantut, Raub, Temerloh, Maran dan Bentong di Pahang.
"Cuaca panas disebabkan oleh kurangnya awan dan curah hujan yang rendah selama akhir musim timur laut," kata direktur jenderal Badan Meteorologi Malaysia, Datuk Alui Bahari.
Baca: Hina Islam di Facebook, Pria Malaysia Dihukum Penjara 10 Tahun
Baca: Cinta Segitiga Perempuan Indonesia dan Pria Malaysia Berujung Penemuan Mayat Bocah Dalam Koper
Ia mengatakan suhu ekstrem seperti itu normal periode musim timur laut. Alui menambahkan bahwa gelombang panas diperkirakan akan mereda bulan depan.
Dia menambahkan bahwa suhu Malaysia terparah saat terjadi fenomena El Nino pada 2016.
"Suhu harian tertinggi yang tercatat adalah 40,1 ° C di Chuping pada 9 April 1998, selama Super El Nino 1997-1998," katanya.
Imbas gelombang panas, Perusahaan Air Malaysia mengimbau kepada masyarakat untuk menghemat air selama musim panas.
“Kami telah menyarankan orang sejak Februari untuk menggunakan air dengan bijak,” katanya dalam sebuah pernyataan.
(Rachmat Fahzry)