Teruntuk para pemimpin, pintarlah melihat tanda-tanda termasuk memperhatikan sejarah bangsa dan nusantara. Kalau raja-raja terdahulu, jika melihat sebuah pertanda atau fenomena alam akan segera disikapi dengan arif.
(Baca Juga: Ini Penyebab Air Laut di Bawah Jembatan Suramadu Beda Warna Seperti Terbelah)
Makanya pemimpin terdahulu banyak melahirkan beragam bentuk budaya sebagai simbol. Misalnya, rokat tasek atau larung laut itu sebagai sikap menjaga kehidupan lautan agar jangan dirusak, malah harus dihormati.
"Masyarakat harus merawat dan menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan orang terdahulu. Seimbang dengan lingkungan tempat hidup. Jika tidak, fenomena alam akan berubah menjadi petaka yang akan merugikan semua," ucapnya.
(Fiddy Anggriawan )