Poros Kuala Lumpur-Banyuwangi dihubungkan Citilink mulai 19 Desember 2018. Citilink juga punya rute Kuala Lumpur-Surabaya yang diaktivasi 30 Januari 2019. Rute lainnya Kuala Lumpur-Jakarta yang beroperasi 26 Februari 2019. Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi M Bramuda menjelaskan, ada beragam keindahan yang ditampilkan di Banyuwangi Cultural Week 2019.
“Kami tampilkan keunikan, potensi artistik, dan budaya Banyuwangi. Sebab, Banyuwangi punya Kawah Ijen dengan Blue Fire yang spektakuler. Banyuwangi juga memiliki Taman Bawah Air Bangsring dengan keunikan terumbu karang plus hiu jinak. Semua potensi ini kami sampaikan di sini dengan kemasan yang menarik,” kata pria yang biasa disapa Pak Bram itu.
The Sun Rise of Java memang langsung pamer keindahannya. Acara launching Banyuwangi Cultural Week 2019 dimeriahkan dengan Tari Gandrung Keter. Usai ritual opening selesai, aneka warna budaya Banyuwangi disajikan secara marathon. Selain Tari Gandrung Keter, ada juga Jak Ripah, Sorote Lintang, juga Rodat Siiran.
Menegaskan keramahannya, Banyuwangi Cultural Week 2019 memberi warna lainnya. Beragam games dengan hadiah menarik ditebar. Suasana semakin hangat dengan kenikmatan kopi khas Indonesia. Ada juga workshop hingga panel exhibition. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan, Banyuwangi Cultural Week 2019 menjadi paket branding terbaik.
“Banyuwangi Cultural Week 2019 disajikan sangat lengkap. Nuansa Banyuwanginya sangat kental dan publik di sana mendapatkan informasi banyak. Yang jelas, program Banyuwangi Cultural Week 2019 ini bagus untuk meningkatkan arus wisatawan menuju Banyuwangi juga lainnya,” papar Rizki.