TANGERANG - Kontroversi yang sempat viral di sosial media mengenai guru yang berpose dua jari sambil memegang stiker Prabowo-Sandi, ditanggapi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.
Zaki menegaskan, agar Aparatur Sipil Negara (ASN), berhati-hati dalam menyikapi pilihan politiknya, lebih-lebih saat menjelang pesta demokrasi yang akan digelar dalam waktu dekat ini.
"Memasuki tahun politik ini yang bahkan, kita akan melakukan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, seharusnya para aparatur negara bisa netral," ujarnya di Gedung Bupati Tangerang, Tigaraksa, Jumat (22/3/2019).
Ditegaskannya, agar sikap politik para ASN sebaiknya jangan terlalu diumbar, apalagi jika sedang memakai pakaian dinas.
"Jangan mengkampanyekan salah satu pasangan calon menggunakan pakaian dinas mau itu di lingkungan sekolah atau lokasi lainnya," imbuhnya.
Baca Juga: 6 Guru Honorer Dipecat Gara-Gara Viral Pose Dengan Tulisan Paslon Capres