Selain anggota DPR, tim diduga juga mengamankan petinggi BUMN dari PT Pupuk Indonesia dan PT Humpuss Intermoda Transportasi. Operasi senyap ini disinyalir berkaitan dengan kasus dugaan suap jasa angkut pupuk PT Pupuk Indonesia oleh kapal milik PT Humpuss.
Delapan orang yang diamankan tersebut saat ini masih menjalani proses pemeriksaan di Gedung KPK. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum delapan orang tersebut.
"Saat ini sedang proses pemeriksaan lebih lanjut di gedung KPK. dengan demikian, sampai pagi ini sekitar 8 orang diamankan dalam OTT di Jakarta sejak Rabu sore hingga Kamis dini hari," katanya.
Baca Juga: KPK Duga Praktik Suap Direksi BUMN Bukan Hanya Sekali
(Edi Hidayat)