TANGERANG - Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Kronjo, MK. Ulumudin angkat bicara terkait enam guru honorer SMAN 9 Kabupaten Tangerang yang diberhentikan, setelah beredar foto mereka berpose dua jari khas pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Kita di sini gelar klarifikasi, terkait dengan pemecatan itu, karena untuk diketahui pemecatan itu dilakukan sebelum kajian kita selesai. Jadi, kita tidak tahu pemberhentian itu dilakukan oleh lembaga pendidikan itu," katanya di Kantor Panwaslu Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/3/2019).
Ulumudin mengatakan, saat itu laporan para guru honorer tersebut belum selesai dikaji, namun proses pemberhentian telah dilakukan. Untuk itu, pihaknya pun turut menyayangkan keputusan sebelumnya.
Usai dikaji lebih dalam, pihaknya tidak menemukan kesalahan pada keenam guru honorer tersebut karena mereka bukan Aparatur Sipil Negara (ASN).