Petani Terus Berproduksi, Bantu dengan Stabilisasi Harga

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Selasa 02 April 2019 14:28 WIB
Foto: Humas Kementan
Share :

JAKARTA - Adalah tugas Perum Bulog membuat harga gabah atau beras menjadi stabil. Demikian ditegaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyusul perkembangan harga gabah yang mengalami penurunan pada beberapa wilayah di tanah air.

“Jika harga beras atau gabah di tingkat petani turun, Bulog membeli dari petani sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Sebaliknya, ketika harga beras naik, Bulog melakukan operasi pasar. Caranya, menjual stok yang dimiliki Bulog kepada masyarakat sesuai dengan harga acuan,“ ujar JK yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Bulog, dalam silaturahmi kebangsaan di Kota Makassar pada 31 Maret 2019.

JK menambahkan, menjaga stabilitas harga beras sangat penting, mengingat sebagian besar pengeluaran rutin masyarakat untuk belanja makanan.

“Sebanyak 60 persen (pengeluaran) untuk makan. Karena itulah, ongkos hidupnya bakal naik. Sebaliknya, harga beras atau gabah tidak bisa begitu saja diturunkan. Sebab, bila harga beras atau gabah diturunkan, akan timbul masalah di kalangan petani. Di situlah fungsi Bulog (Badan Urusan Logistik),” tambah JK.

Perhatian terhadap kesejahteraan petani kembali mengemuka, menyusul laporan BPS terkini yang menyebut harga gabah kering panen pada periode Maret 2019 turun, dan menyebabkan harga beras di penggilingan mengalami penurunan harga.

Imbasnya Nilai Tukar Petani turun, lantaran kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih rendah dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya