"Tak hanya tol, seperti di Tegal saya berharap masyarakat bisa mendapatkan kegunaan dari Bendungan Jatinegara di Kabupaten Tegal. Untuk para nelayan, penataan kawasan nelayan Tegalsari, yang tuntas tahun lalu bisa meningkatkan pendapatan para nelayan," kata Jokowi.
Dalam kunjungan terakhir di kota Brebes, selain mengungkapkan tentang pentingnya kebutuhan akan infrastruktur sebagai fondasi bagi kemajuan dan mendukung perpindahan manusia, serta memperlancar kebutuhan masyarakat, Jokowi juga mengingatkan akan keberadaan Bendungan Kuningan yang mengairi lahan sawah seluas 2.000 ha di Jangkelok, Kabupaten Brebes. Termasuk juga normalisasi Sungai Pemali, Kabupaten Brebes senilai Rp200 miliar.
"Karena semua infrastruktur sudah dibangun dan disiapkan, maka untuk selanjutnya dan masa depan, saya akan terus fokus pada pembangunan manusia, dimulai dari kebutuhan dasar, melalui Kartu Sembako Murah. Lalu bidang pendidikan, dengan bantuan Kartu Indonesia Pintar untuk Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja. Semua itu akan saya keluarkan seandainya saya memimpin di periode berikutnya. Bagaimana? Setuju?" tanya Jokowi yang langsung disambut koor, "setuju" oleh para pendukung yang memadati.
Khusus di Tegal dan Brebes, Jokowi ingin sekali memberdayakan generasi muda di dua kabupaten tersebut untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi Kartu Pra-Kerja jika sudah diterbitkan kelak. Hal itu bertujuan agar para pelajar, terutama melalui SMK di Kab. Tegal dan Brebes, bisa mendapatkan materi-materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan di wilayah tersebut. Contoh, lulusan SMK Tegal harus diberikan pelatihan yang tepat sehingga bisa terserap di proyek PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) Margasari.
(Angkasa Yudhistira)