Menteri asal Banyuwangi itu juga berpesan, setiap event harus dikemas secara menarik. Berstandar nasional, baik koreografi, fashion, hingga music "Pesan ini disampaikan juga Pak Presiden Joko Widodo di Teluk Tomini waktu itu. Yaitu, koreografi harus tingkat nasional. Fashionnya harus nasional. Musiknya juga harus tingkat nasional," ujarnya.
Selain itu, Menpar pun berpesan untuk meningkatkan aksesibilitas khususnya udara. Dengan berbagai potensi pariwisata yang dimiliki Sulteng, sudah waktunya Sulteng memiliki bandara Internasional.
"Konsep pengembangan pariwisata itu 3A, Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas. Ketiganya harus seimbang. Untuk menjadi destinasi kelas dunia, Atraksinya harus kelas dunia, akomodasi kelas dunia dan Aksesnya juga kelas dunia. Tidak bisa terpisahkan," pungkas Menpar.
(Fahmi Firdaus )