Wayang Ajen dan Penampilan Anak Disabilitas Hebohkan GPBG 2019

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Senin 08 April 2019 09:56 WIB
Foto: dok Kemenpar
Share :

Inilah perwujudan membaca tradisi dengan cara-cara modern. Wayang Ajen hadir untuk diapresiasi oleh kaum milenial dengan sajian kekinian dengan penuh pesan moral.

"Inilah sejatinya tontonan yang mengandung tuntunan. Selain itu Wayang Ajen Interaktif Gaul adalah prosesi budaya sebagai Atraksi Pariwisata yang bisa mendunia," kata Ferdiansyah.

Ferdiansyah menjelaskan, orang datang ke tujuan wisata ada tiga hal. Pertama, berkaitan dengan budaya. 65 persen orang hadir ke suatu tempat karena budaya, 35 persen karena alam, 5 persen karena buatan, seperti meeting, konvensi, musyawarah.

"Garut 80 persen wilayahnya konservasi alam maka tidak lain yang dikembangkan pariwisata berbasis budaya," ujarnya.

Pertunjukan Wayang Ajen Interaktif Gaul kali ini ada yang istimewa. Dibuka dengan pertunjukan seni Anak-Anak Disabilitas Garut. Mereka menampilkan Seni Silat, Tari Jaipongan, dan Musik Angklung dari sanggar Sabilulungan Kabupaten Garut.

Selain itu, ada juga Kolaborasi Seni Tari, Musik, Calung, yang membawakan tarian nusantara. Sebelum Wayang Ajen, juga dimeriahkan Penyanyi Pop Rita Tila.

Kepala Dinas Pariwista Garut Budi Gan Gan mengatakan, pertunjukan Wayan Ajen kali ini sengaja mengundang kaum milenial. Tujuannya, agar generasi muda di Garut mengenal kebudayaan dan turut mengembangkan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya