Menantu Yizheng mengatakan bahwa pada akhir 1970-an, seseorang pernah menawari mertuanya uang sebesar 3.800 yuan (sekira Rp8 juta) untuk rambut panjang tersebut, tetapi mertuanya menolak karena kesehatan keluarga jauh lebih penting.
Meskipun mengatur semua rambut itu bisa merepotkan, terutama ketika meninggalkan rumah, Yizheng mengatakan dia sudah terbiasa dan menolak untuk memotong rambut.
"Itu normal baginya. Dia terbiasa dengan rambut panjangnya dan itu tidak terasa tidak nyaman, " kata menantu Yizheng sebagaimana dilansir Oddity Central, Selasa (9/4/2019). “Dia pergi ke salon untuk mencuci dan memotong rambutnya setidaknya dua kali sebulan. Butuh dua hingga tiga orang tiga jam untuk menyelesaikan pekerjaan itu. ”
Video viral, yang menunjukkan cucu-cucu Ake mengurai gimbal-gimbalnya sampai menjadi panjang penuh sekira 5,5 meter telah mendapat reaksi beragam di daring. Sementara beberapa menemukan ambisi pria itu untuk terus menumbuhkan rambutnya menginspirasi, yang lainnya menganggap rambut gimbalnya menjijikkan dan mendesaknya untuk memotong rambut.
(Rahman Asmardika)