Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia dengan Korban Lebih 1.000 Orang

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Selasa 09 April 2019 16:25 WIB
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo gelar jumpa pers (Foto: Harits Tryan/Okezone)
Share :

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri berhasil membongkar sindikat perdagangan manusia ke sejumlah negara di Timur Tengah. Sebanyak delapan orang tersangka telah diamankan polisi.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, seribuan orang telah menjadi korban kejahatan jual-beli manusia ini. Sehingga ia tak memungkiri bila kasus ini menjadi kasus perdagangan manusia terbesar yang pernah dibongkar oleh institusi Polri.

"Ini kasus terbesar yang pernah ditangani Polri. Korbannya lebih dari 1.000 orang. Ada empat negara tujuan dan kasus ini akan dikembangkan terus," ujar Dedi di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

Sementara itu, Direktur Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak berujar bahwa terdapat empat jaringan yang terlibat dalam kasus tersebut yakni jaringan Maroko, Arab Saudi, Suriah dan Turki.

Adapun modus yang mereka tawarkan kepada korban yakni dijanjikan menjadi pembantu rumah tangga (PRT) di sejumlah negara dengan penghasilan sekitar Rp7 juta per bulan. Namun, iming-iming itu justru berbanding terbalik dengan fakta sebenarnya.

"Korban ini kebanyakan berasal dari daerah NTB dan Jawa Barat. Mereka dijanjikan bekerja jadi pembantu rumah tangga dengan gaji yang besar," ujar Herry.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya