“Kedatangan Bapak Menteri dan rombongan tidak lain memberikan motivasi kepada kita semua, agar dapat memajukan sektor pertanian di Kabupaten Pangkep dan 4 Kabupaten lain yang diundang. Dengan demikian sektor pertanian mampu membuka lapangan pekerjaan untuk kaum millineal atau pemuda tani melalui Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) dengan sistem mekanisasi pertanian membuka lahan tidur atau lahan terlantar” Ucap Syahban.
Menurut Syahban potensi lahan pertanian di Kabupaten Pangkep sangat luas. Luas lahan Kabupaten Pangkep seluas 16.770 hektar yang tersebar didaerah dataran dan pegunungan dengan produksi padi 210.673 ton, jagung 8.673 ton, kedelai 734 ton dan masih banyak lagi komoditi lain. Sedangkan dari kepulauan masih ada lahan sekitar kurang lebih 300 hektar yang berpotensi dikembangkan untuk tanaman palawija, berintegrasi dengan tanaman kelapa dan pisang.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan dirinya dipercaya menjadi menteri pertanian tak terasa sudah 4,5 tahun. “Selama kami menjadi menteri pertanian ada kebijakan strategis yang kami letakkan pondasinya di Kementrian. Pertama adalah mafia tidak kami beri ruang gerak di Kementrian Pertanian bersama Pak Kapolri dan Pak Kapolda," kata Amran.
“Di pemerintahan Jokowi JK, ada 786 mafia yang kami proses hukum. Yang masuk tersangka 409 . Dan 409 itu tidak ada kompromi bagi mereka yang ingin mempermainkan harga, macam macam eksport dan import kemudian rakyat kecil," ucap Amran. “Tahun 2014 sampai dengan hari ini kami bawa bantuan sektor pertanian dan pedesaan sebesar 15 triliun”. Lanjut Amran
“Ada beberapa bantuan yang bisa kita lihat di zaman pemerintahan Jokowi-JK. Bendungan kita bangun kurang lebih nilainya 3 trilyun, Irigasi tersier termasuk Pangkep kurang lebih 350 ribu hektar dan itu terbesar sepanjang sejarah. Irigasai dibangun gratis untuk Sulawesi Selatan," kata Amran.