“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal aktivitas sesar lokal,” ujar Dwikorita.
“Gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan mendatar (strike slip),” imbuhnya.
Sebelumnya diketahui, gempa dengan magnitudo 6,9 di Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah (Sulteng) pada pukul 18.40 WIB. BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami.
(Baca Juga: Polisi Bantah 1 Kecamatan Tenggelam Pasca-Gempa M 6,9 di Sulteng)
(Arief Setyadi )