"Saya kasih contoh teman saya, dia ke sana ya sana, saya ke Pak Jokowi ya pasti. Kalau saya ke sana (02) saya mengkhianati Pak Jokowi, enggak boleh," imbuhnya.
(Baca Juga: Menhan Jawab Tudingan Gatot soal Ketimpangan Anggaran TNI)
Ia juga mengingatkan agar personel TNI bersikap netral dalam Pemilu 2019. Sebab, tentara berdiri di atas semua golongan untuk menjaga kedaulatan negara dan rakyat. Sejurus dengan itu, Ryamizard juga meminta masyarakat tidak takut untuk pergi ke TPS. Pasalnya, TNI-Polri akan selalu siaga mengawal jalannya pesta demokrasi supaya berjalan lancar.
"Jangan takut, kalau takut ya enggak ke TPS semua jadi golput dong nanti. Jangan takut karena tentara dan polisi sudah banyak kok mengamankan itu," ujarnya.
(Arief Setyadi )