BATAM - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengembangkan pariwisata dengan rumah singgah atau homestay di pulau-pulau penyangga. Homestay ini dikelola sendiri oleh masyarakat setempat.
"Kami ingin mengembangkan 'homestay' di pulau-pulau untuk menarik kunjungan wisman," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, Kamis (18/4).
Untuk melaksanakan rencananya, pemerintah akan menggunakan Dana Alokasi Khusus. Tahun juga dilakukan sosialisasi operasional "homestay" atau rumah singgah kepada masyarakat di pulau-pulau penyangga.
Ardi mengatakan, tahun ini Disparbud Kota Batam mendapatkan anggaran DAK Rp 500 juta untuk non fisik di bidang pariwisata. Dana ini sebagian akan digunakan untuk mengajak masyarakat kembangkan homestay.
"Konsepnya memanfaatkan rumah-rumah penduduk yang sudah ada sekarang, atau pun hanya kamar-kamar mereka untuk penginapan," kata Ardi.