Ramai-Ramai Serukan Rekonsiliasi Pasca-Pilpres 2019

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Minggu 21 April 2019 19:04 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA – Gelaran pemungutan suara Pemilu 2019, baik Pilpres maupun Pileg telah berakhir. Segala persaingan maupun ketegangan dalam pesta demokrasi tersebut diharapkan surut dengan telah selesainya tahap pemungutan suara.

Sejumlah tokoh mengimbau kepada publik untuk tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan tali silatuhrami, meski pada Pemilu kemarin berada dalam posisi yang berseberangan, yang dirangkum Okezone, pada Minggu (21/4/2019): 

 

KH Ma'ruf Amin

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, tegas menyampaikan agar istilah "cebong" maupun "kampret" dikubur dalam-dalam. Ia berharap agat istilah tersebut tak digunakan lagi, seiring dengan selesainya proses pemungutan suara.

“Ya, jangan lagi bunyi lagi. Selesai sampai kemarin. Kita kubur ada cebong ada kampret kubur saja,” ujar Ma’ruf Amin saat ditemui di kediamannya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Sekadar diketahui, cebong merupakan sebutan yang ditujukan untuk pendukung paslon nomor urut 01, sedangkan kampret untuk paslon nomor urut 02.

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi

Pernyataan serupa juga dikeluarkan Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menyudahi sebutan kampret maupun cebong.

"Mulai saat ini mari kita akhiri penyebutan 'kampret' dan 'cebong' dan kita kembali menjadi manusia yang mulia karena kita adalah saudara," kata Zainut kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

MUI mengajak kepada seluruh pihak yang berseberangan karena perbedaan pandangan politik kembali merajut tali silaturahmi. Sebab, Zainut berpandangan selama beberapa bulan ke belakang, masyarakat Indonesia terkotak-kotak oleh perbedaan pilihan.

"Berakhirnya pencoblosan hendaknya seluruh masyarakat kembali merajut tali silaturahmi dan persaudaraan yang selama ini tercabik-cabik, terkotak-kotak, dan terbelah karena perbedaan pilihan sehingga kita sering 'perang' di medsos maupun dalam kehidupan keseharian kita," tuturnya.

Ketum LPOI & PBNU, Said Aqil Siradj

Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Said Aqil Siradj, mengajak seluruh komponen bangsa elemen masyarakat untuk rekonsiliasi pasca-pemungutan suara Pemilu 2019. Ia pun mengajak umat Islam untuk memperbanyak salawat, zikir, dan berdoa demi kebaikan kondisi bangsa.

"Kami juga mengajak seluruh umat Islam memperbanyak doa, zikir, dan salawatan agar bangsa Indonesia mendapat berkah dari Allah SWT," kata Said yang juga Ketum PBNU, pada Jumat (19/4/2019).

Untuk proses pemilu sendiri, Said Aqil mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu hasil resmi dari KPU RI terkait pemenang Pilpres 2019, meski kini sejumlah lembaga survei telah merilis hasil hitung cepat (quick count).

"Mari kita sabar untuk menunggu hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara Pemilu yang dilakukan KPU sebagai satu-satunya lembaga yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya