Pilpres Ukraina, Pelawak Menang Telak hingga 73% dari Petahana

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Senin 22 April 2019 07:43 WIB
Volodymyr Zelensky
Share :

 Baca juga: Perdana, Cameron-Putin Tatap Muka Sejak Krisis Ukraina

Poroshenko terpilih setelah rakyat menginginkan dilengserkannya pemerintah pro-Rusia.

Pada Maret 2014, pasukan Rusia mencaplok Semenanjung Krimea yang sebelumnya merupakan wilayah Ukraina—langkah yang dikecam dunia internasional. Sejak saat itu pasukan Ukraina melawan kelompok separatis dan relawan yang disokong Rusia di bagian timur.

Dalam cuitannya, Poroshenko menulis "seorang presiden Ukraina yang tak punya pengalaman…dapat dengan cepat mengembalikan lingkaran pengaruh Rusia".

Namun, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan warga Ukraina telah mengungkapkan niat mereka untuk perubahan politik.

"Kepemimpinan yang baru harus paham dan menyadari harapan para pemilihnya. Ini tentu berlaku untuk urusan domestik begitu pula urusan luar negeri," sebut Wakil Menlu Rusia, Grigory Karasin, kepada kantor berita Ria Novosti.

Di lain pihak, Zelensky mengatakan dalam jumpa pers bahwa dirinya akan "memulai dari awal" perundingan damai dengan kelompok separatis Rusia.

 Baca juga: Obama Bertemu Pemimpin Baru Ukraina

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya