Pasalnya, ia mengungkapkan kesalahan rekapitulasi suara terjadi pada Partai Gerindra, tepatnya di wilayah Tamalabo, Makassar, Sulawesi Selatan. Namun terkait hal yang terjadi itu, Hasto menyebutkan kalau pihaknya tidak langsung mengembor-ngemborkan.
“Kami juga menemukan kesalahan yang sama dilakukan Gerindra. Kita tidak heboh, kita minta di luruskan di dalam rekapitulasi di atasnya. Kami tidak langsung menuduh Gerindra curang pengelembungan,” ungkapnya.
“Ya ini kan bisa diluruskan dalam rekapitulasi di atasnya. Jadi proses kesalahan aritmatik disini bisa terjadi bisa juga ini sebuah unsur kesangajaan. Tapi bisa juga karena kekeliruan manusia. Mengingat rekam dilakukan sampai jam 7 pagi,” tambahnya.
Sekadar diketahui, Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf membeberkan ketidakcocokan data itu salah satunya terjadi TPS 97 Kelurahan Patemo Surabaya. Menurut dia, semestinya perolehan suara PDIP yakni 26 suara, namun ditulis jadi 88 suara.
(Edi Hidayat)