Selanjutnya, aspek pemilih, karena pemilih akan lebih mudah dalam menentukan pilihan. Menurut dia, pemilih akan lebih fokus dihadapkan kepada pilihan pejabat nasional dan pejabat daerah dalam dua pemilu yang berbeda.
"Terakhir, aspek kampanye, di mana isu-isu kampanye semakin fokus dengan isu nasional dan isu daerah yang dikampanyekan dalam pemilu yang terpisah," ucap Hasyim.
(Fiddy Anggriawan )