JAKARTA - Pasca-pengumuman quick count Pilpres 2019 oleh berbagai lembaga survei dalam dan luar negeri, Direktorat Penggalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja menggelar tasyakuran bersama seluruh elemen perempuan yang memenangkan pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.
Acara yang digelar di Rumah Aspirasi ini dihadiri ratusan pendukung pasangan calon nomor urut 01, baik pengurus TKN juga relawan-relawan perempuan dari berbagai daerah. Nampak terlihat Ketua TKN Erick Thohir, Ketua Harian TKN Moeldoko, dan Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Ida Fauziyah beserta jajaran wakil direktur seperti aktis legendaris Christine Hakim, juga politisi Hetifah Sjaifudian, Ratih Gunaevy dan Lathifa Al Anshori.
Sejumlah kader partai politik Koalisi Indonesia Kerja juga terlihat hadir memadati tempat acara di kawasan Menteng itu.
Ida Fauziyah pada kesempatan itu menyampaikan rasa syukurnya berkenaan pelaksanaan pemilu yang sukses, lancar, dan damai, sekaligus berterima kasih pada seluruh penyelenggara pemilu, juga TNI dan Polri.
Untuk itu, dia juga memberi gelar pahlawan demokrasi kepada penyelanggara Pemilu dan aparat keamanan yang mengorbankan nyawanya demi suksesnya Pemilu.
“Kami mensyukuri hasil quick count yang memenangkan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Kami berterima kasih kepada seluruh elemen perempuan pendukung. Partisipasi perempuan yang tinggi baik sebagai pemilih yang aktif maupun kelompok masyarakat yang dipilih (caleg) memberi harapan baru terbangunnya keadilan dan kesetaraan gender di bidang politik,” tuturnya, Selasa (23/4/2019).
Acara yang dibalut dalam peringatan Hari Kartini ini juga dimaksudkan untuk memberi dukungan moral kepada penyelenggara Pemilu untuk menuntaskan seluruh tahapan pemilu.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian TKN Moeldoko mengapresiasi relawan perempuan yang telah berjuang luar biasa sehingga menurut hasil quick count mendapat kemenangan.
Perempuan lanjut Moeldoko, menjadi salah satu segmen yang sangat besar untuk pengumpulan suara sehingga melalui gerakan perempuan keren, kampanye yang dilakukan menjadi efektif.
"Ketiga, perjuangan belum selesai. Melalui relawan perempuan keren, semangat juang tidak boleh kendor. Kawal suara dan kawal perhitungan," ujar Moeldoko.
(Rizka Diputra)