LOS ANGELES - Warga negara Amerika Serikat (AS), veteran perang Afghanistan berencana meledakkan bom saat acara pawai nasionalis kulit putih di Los Angeles.
Pelaku berhasil ditangkap dalam operasi Biro Investigasi Federal atau FBI.
Mark Steven Domingo (26), personel infantri Angkatan Darat yang pernah berperang di Afghanistan, dibawa ke tahanan pada Jumat (19/4/2019).
Menurut dokumen pemeriksaan, Domingo bertemu dengan informan FBI di satu ruang pribadi pada Maret, dan memberitahu informan tersebut ia mau melakukan serangan terhadap Amerika sebagai pembalasan atas pembantaian 50 orang di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.
Informan itu memberi sesuatu yang dipercaya Domingo adalah bom.