Meski pencarian akan mahkluk mitos sudah dilakukan sejak berabad-abad lalu, pencarian terhadap Yeti berawal ketika penjelajah Britsh Eric Shipton melihat jejak kaki yang tidak normal saat dia sedang mencari jalan lain untuk mendaki Gunung Everest pada 1950. Penemuan Shipton meningkatkan minat dunia mengenai misteri ini, mahkluk yang sangat langka.
Pada 1950, Pemerintah Nepal mengeluarkan lisensi berburu dengan harapan dapat menangkap mahkluk misterius tersebut.
Sejak saat itu banyak orang seperti warga, penjelajah, dan ilmuwan mengklaim bahwa mereka melihat Yeti atau menemukan jejak kakinya. Namun, sampai saat ini tidak ada satu klaim pun yang dapat dibuktikan.
(Nico Wijaya)
(Rahman Asmardika)