Rencanakan Teror, Pengikut Dalang Serangan Bom Sri Lanka Ditangkap di India

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 30 April 2019 17:47 WIB
Foto: Reuters.
Share :

NEW DELHI – Petugas intelijen India telah menangkap seorang tersangka yang diduga sebagai anggota kelompok militan ISIS yang merencanakan serangan teror di Provinsi Kerala. Tersangka tersebut dilaporkan telah menjadi pengikut pemimpin aksi pengeboman di Sri Lanka selama lebih dari setahun.

Berdasarkan keterangan Badan Investigasi Nasional India (NIA) yang dilansir RT, Selasa (30/4/2019), Riyas Aboobacker, alias Riyas A, dijadwalkan muncul di pengadilan pada Selasa setelah ditangkap atas tuduhan "berkonspirasi untuk melakukan tindakan teroris".

"Dia mengakui bahwa dia ingin melakukan serangan bunuh diri di Kerala," klaim badan intelijen tersebut. NIA juga mencatat bahwa selama interogasi, pria 29 tahun itu "mengungkapkan bahwa dia telah mengikuti pidato dan video Zahran Hashim dari Sri Lanka untuk lebih dari setahun, ”serta pengkhotbah radikal lainnya.

Hashim, seorang pengkhotbah Sri Lanka, dilaporkan mendalangi serangan bunuh diri pada Minggu Paskah yang menargetkan gereja-gereja dan hotel-hotel di Sri Lanka. Serangan bom tersebut menewaskan lebih dari 250 orang dan melukai ratusan lainnya.

Pihak berwenang percaya bahwa Hashim juga telah meradikalisasi beberapa pemuda India.

Aboobacker telah diinterogasi oleh NIA sejak Minggu setelah pihak berwenang melakukan beberapa penggerebekan terhadap anggota ISIS.

"Tiga anggota kelompok telah diinterogasi untuk kaitan mereka dengan ISIS dan rencana mereka," kata NIA. Penggerebekan tersebut terkait dengan apa yang disebut kasus Negara Islam Kasargod 2016, di mana sedikitnya 15 orang meninggalkan India untuk bergabung dengan pejuang IS di Suriah dan Irak.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya