"Tadi kecepatan sekitar 80 kilometer perjam, bus murni putih itu berusaha menghindar pas liat didepnnya ada box oleng terus ngeguling," kata kondektur bus murni Saipul ditemui dilokasi. Sabtu (4/5/2019).
Namun naas, bus yang dikemudikan Dede yang berada dibelakangnya tak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga menghantam ekor bus Murni putih yang di kemudikn Jaya pada bagian kanan belakang. "Tadi kondektr bus murni merah meninggal setelah terlempar kelur bus. Itu anaknya sopir, Pak Dede sopirnya," ujar Saipul.
Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Ali Rahman mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih berupaya mengevakuasi kendaraa fan masih melakukan penyelidikan penyebab mobil boks terguling dengan memeriksa sejumlah saksi. “Satu orang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Banten, itu kondektur bus murni jaya merah,” kata Ali.
Menurut Ali kedua bus tersebut tengah mengangkut penumpang masing-masing bus mengangkut sekitar 20 orang penumpang. “Untuk penumpang kami sudah alihkan ke kendaraan lain untuk.melanjutkan perjalanannya ke tujuam masing-masing. Sedangkan korban luka ringan sudah dibawa ke rumah sakit,” tandasnya
(Khafid Mardiyansyah)